Kamis, 01 Agustus 2013

ON The Job Learning




Bapak dan ibu guru sedang eksis pada OJL tahap 2 diklat Cawas 2013 di LPMP Provinsi Lampung

Minggu, 07 Juli 2013

PPDB ONLINE BANDAR LAMPUNG 2013


BANDARLAMPUNG - Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung terus memantapkan kesiapannya untuk menerapkan sistem online pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Kemarin, Disdik menggelar workshop dengan mendatangkan tim operator dari Pustekkom Kemendikbud Jakarta. Workshop mengenai penyelenggaraan PPDB online itu bertempat di SMPN 16 Bandarlampung dan dihadiri perwakilan sekolah di jenjang SMP dan SMA se- Bandarlampung.
Kadisdik Bandarlampung Sukarma Wijaya mengatakan, penerapan sistem ini pada proses PPDB bertujuan merubah paradigma atau pola pikir masyarakat mengenai persepsi negatif di lingkungan pendidikan.
PPDB online bersifat kompetitif yang didasarkan dengan nilai 40% ujian sekolah (US) dan 60% ujian nasional (UN). ’’Jadi, siswa yang akan diterima di sekolah pilihannya, perolehan nilainya disesuaikan dengan standar bobot minimal yang ditetapkan sekolah tersebut,” urainya.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Riyuze Praja Tuala mengatakan, setelah workshop, pihak sekolah menyosialisasikan sistem tersebut kepada masyarakat. Sehingga, saat pelaksanaannya nanti dapat berjalan kondusif.
PPDB online Bandarlampung lanjut Riyuze, baik jenjang SMP dan SMA akan dilaksanakan serentak yakni (24–28/6) di setiap sekolah penyedia jasa pendaftaran online.
’’Pendaftaran hanya dapat diakses di sekolah yang terhubung server dan nanti di setiap sekolah tersebut akan ada tim operator yang membantu siswa dalam proses pendaftaran,” tambahnya.
Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Bandarlampung Nandang Hendrawan membuka posko pengaduan. Posko itu untuk menerima pengaduan dari masyarakat terkait PPDB Online.
’’Karena sistem ini pertama kali dilakukan di Bandarlampung jadi akan kita pantau terkait kekurangan dan permasalahan yang terjadi, sehingga ke depannya dapat kita evaluasi sistem tersebut,” ucapnya.
Selain itu, sambung dia, pihaknya akan melakukan pengawasan di lapangan untuk melihat keefektifan sistem PPDB online di sekolah-sekolah. ’’Kami juga jemput bola ke sekolah-sekolah untuk melihat keefektifannya,” janjinya. (red/vie/p3/c3/adi)


PPDB online SMPN 3 Bandar Lampung sukses......mudah-mudahan ini adalah awal yang sangat positif dan kemajuan yang patut di syukuri......

download statistik
download

Sabtu, 24 November 2012

Kurikulum Baru SMP, Mapel TIK Dihapus


JAKARTA, KOMPAS.com - Pada Juni 2013 nanti, para guru dan siswa akan menjalankan kurikulum baru. Kurikulum untuk berbagai jenjang pendidikan mengalami perubahan termasuk di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Add caption
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Untuk itu, mulai jenjang SMP, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan dijadikan sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran.

"Jadi TIK menjadi media semua mata pelajaran untuk jenjang SMP ini sehingga anak-anak juga bisa mengenal teknologi dengan baik," kata Nuh saat jumpa pers di Kantor Kemdikbud, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
"Tidak ada pelajaran komputer sendiri. Itu semua diintegrasikan dengan mata pelajaran lain," jelas Nuh.
Rencananya, pihaknya akan mendorong agar tiap sekolah dilengkapi dengan perangkat komputer dan sambungan internet sehingga memudahkan anak-anak dalam menerapkan TIK yang menjadi media dalam tiap mata pelajaran.
"Seharusnya seperti itu. Komputer paling tidak tiap sekolah harus punya untuk anak didiknya," ungkap Nuh.
Meski sarana pembelajarannya ditekankan dengan TIK, pendekatan yang dilakukan pada tingkatan ini tidak jauh berbeda dengan pendekatan pada pendidikan dasar. Sains tetap menjadi penggerak dan terintegrasi dengan mata pelajaran lain.
Kendati demikian, IPA dan IPS telah muncul sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri. Begitu pula dengan bahasa Inggris yang mulai diajarkan untuk membentuk ketrampilan bahasa dan masuk dalam struktur kurikulum baru sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri.

Dengan perubahan kurikulum ini, 12 mata pelajaran yang dulu diajarkan pada tingkat SMP menjadi berkurang menjadi 10 mata pelajaran yaitu Agama, PPKn, Matematika, Bahasa Indonesia, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, IPA, IPS, Bahasa Inggris dan Prakarya.

Sementara untuk mata pelajaran pengembangan diri, seperti TIK akan diintegrasikan ke semua mata pelajaran. Tidak hanya itu, penilaian pada jenjang sekolah ini juga sedikit mengalami perubahan. Hasil karya atau portofolio anak-anak ini akan dijadikan instrumen untuk penilaian juga.
"Ini untuk mendorong agar anak-anak bisa kreatif. Karena itu ada mata pelajaran Prakarya dalam kurikulum baru ini," tandasnya.
Editor :
Caroline Damanik